Kilas Balik Chelsea 2004-2005: Jose Mourinho dan Awal Kejayaan Era Modern The Blues!

  • Whatsapp

Info Chelsea FC – Berikut ini adalah kilas balik Chelsea 2004-2005, musim pertama Jose Mourinho di Stamford Bridge.

Musim sebelumnya, Chelsea ada di peringkat kedua Liga Inggris, hanya kalah dari Arsenal yang tak terkalahkan sepanjang musim, membuat mereka lebih beringas lagi pada musim 2004-2005.

Bacaan Lainnya

Ini merupakan musim kedua pemilik anyar Roman Abramovich, ia kemudian mengucurkan dana besar, termasuk merekrut Jose Mourinho sebagai pelatih yang baru saja juara Liga Champions bersama FC Porto.

Tak hanya itu, Chelsea juga merekrut lima pemain dengan mahar di atas 10 juta pounds, jumlah yang besar saat itu, termasuk membeli Didier Drogba dengan mahar 24 juta pounds dari Marseille.

Hasilnya, The Blues berhasil menjadi juara Liga Inggris dengan berbagai rekor berhasil mereka pecahkan, ditambah juara Piala Liga Inggris dan lolos kembali ke semifinal Liga Champions.

Musim itu kemudian jadi awal kejayaan Chelsea di era modern dan di bawah kendali Jose Mourinho serta Roman Abramovich.

Fakta Tim

Pelatih: Jose Mourinho

Liga Inggris: Juara

Piala FA: Tersingkir di Ronde Kelima

Piala Liga: Juara

Liga Champions: Tersingkir di Semifinal

Top Skor: Frank Lampard (19 Gol)

Pemain Terbaik: Frank Lampard (versi Premier League dan FWA), John Terry (versi PFA)

Kemenangan Kandang Terbesar: 4-0 (vs Blackburn, vs Norwich, vs Newcastle)

Kemenangan Tandang Terbesar: 4-0 (vs Charlton Athletic)

Penonton Kandang Terbanyak: 42.328 penonton (vs Newcastle United)

Penonton Kandang Tersedikit: 33.945 penonton (vs CSKA Moskow)

Best XI (4-3-3): Petr Cech; Paulo Ferreira, John Terry, Ricardo Carvalho. William Gallas; Tiago Mendes, Claude Makelele, Frank Lampard; Joe Cole, Didier Drogba, Eidur Gudjohnsen

Fakta Unik

1. Chelsea bermain dalam 59 laga musim itu: 38 Liga Inggris, 3 Piala FA, 12 Liga Champions, dan 6 Piala Liga.

2. Dari 59 laga, Frank Lampard bermain dalam 58 kali, jadi yang terbanyak di antara pemain lain. Lampard juga jadi top skor tim, mencetak 13 gol di Liga Inggris dan 19 gol di semua ajang.

3. Chelsea punya pertahanan apik, hanya kebobolan 33 gol sepanjang musim, dengan mencatatkan 35 nirbobol.

4. Lini depan juga mengerikan dengan mencetak 107 gol di semua ajang. Mereka hanya kalah enam kali sepanjang musim.

5. Musim pertama Mourinho diwarnai presentase kemenangan hingga 71,28 persen. The Blues menang 42 laga dari 59 pertandingan.

6. Petr Cech mendapat Sarung Tangan Emas Premier League, Mourinho jadi Pelatih Terbaik, sedangkan Lampard jadi Pemain Terbaik dari Premier League dan juga versi FWA. John Terry Pemain Terbaik versi PFA.

7. Chelsea mencatat banyak rekor: kemenangan tandang terbanyak (15 laga), nirbobol terbanyak (25 laga), kebobolan tandang tersedikit (9 gol), kemenangan terbanyak (29 laga), dan kebobolan tersedikit (15 gol) di Liga Inggris.

Kejadian Penting

Gelar Liga Inggris 2004-2005 merupakan trofi Premier League pertama bagi Chelsea, dan gelar Liga Inggris kedua sepanjang sejarah, pertama kali dalam 50 tahun. Terakhir dan pertama mereka juara Liga Inggris adalah pada musim 1954-1955.

The Blues sudah jadi juara pada pekan ke-35, saat menang 2-0 di kandang Bolton Wanderers. Pada akhirnya mereka unggul delapan poin dari Arsenal yang duduk di peringkat kedua.

Mencatat 95 poin, Chelsea hanya kebobolan 15 gol sepanjang musim di Liga Inggris, dan hanya kalah sekali, 0-1 dari Manchester City pada pekan kesembilan.

Gelar juara ini bukan tanpa sebab, selain kehadiran Mourinho, Chelsea juga kedatangan banyak pemain baru yang harganya tak murah.

Termahal ada Didier Drogba yang dibeli dari Marseille dengan harga 24 juta pounds. Selain itu ada Ricardo Carvalho (19,85 juta) dan Paulo Ferreira (13,2 juta) yang ikut Mourinho dari FC Porto.

Petr Cech (7,1 juta) juga didatangkan dari Rennes, selain Arjen Robben (12 juta – PSV), Matej Kezman (5,3 juta – PSV), hingga Tiago (10 juta – Benfica).

Total, The Blues mengeluarkan dana belanja hingga lebih dari 90 juta pounds musim itu, dengan hanya mendapat pemasukan dari penjualan pemain dua juta pounds.

Tak hanya di Liga Inggris, Chelsea juga jadi juara Piala Liga Inggris musim itu, mengalahkan Liverpool 3-2 dengan bantuan babak tambahan usai main imbang selama 90 menit.

Di Piala FA, Chelsea harus kalah 0-1 dari Newcastle United pada ronde kelima dan mengubur mereka mendapatkan treble winners.

Laga besar lain adalah pertandingan semifinal Liga Champions melawan sesama tim asal Inggris, Liverpool.

Kedua tim bermain imbang 0-0 di Stamford Bridge, sebelum laga kedua dihelat di Anfield pada 3 Mei 2005, Chelsea sudah berstatus juara Liga Inggris dan bisa fokus mengejar gelar Liga Champions.

Chelsea harus kalah 0-1 pada leg kedua, lewat gol tunggal Luis Garcia pada menit keempat, gol yang dikatakan Mourinho sebagai “gol hantu” karena ia anggap bola belum sepenuhnya melewati garis gawang.

Meski gagal mendapat gelar Liga Champions musim itu, tak bisa dipungkiri bahwa musim 2004-2005 adalah awal mula kejayaan Chelsea di era modern saat ini. #CFC

Pos terkait