Kisah Legenda Chelsea Didier Drogba, Hentikan Perang Saudara Lewat Sepak Bola!

  • Whatsapp

Info Chelsea FC – Didier Drogba tak hanya mengharumkan nama Pantai Gading melalui sepak bola. Drogba juga punya jasa besar dalam perdamaian negara yang terletak di Afrika Barat tersebut.

Catatan 11 gol ini membuatnya berada di peringkat kelima top skor sepanjang masa Piala Afrika bersama Patrick Mboma (Kamerun) dan Hossam Hassan (Mesir).

Bacaan Lainnya

Drogba diakui sebagai salah satu pesepak bola terbaik yang pernah dimiliki Pantai Gading. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa The Elephants dengan 65 gol dari 105 penampilan.

Namun, kontribusi Didier Drogba kepada Pantai Gading tak hanya terjadi di dalam lapangan. Mantan striker Olympique Marseille dan Chelsea itu punya andil dalam menghentikan perang saudara yang terjadi di Pantai Gading.

Namun, Didier Drogba dkk masih harus menunggu hasil laga Kamerun vs Mesir untuk memastikan lolos ke Piala Dunia 2006. Ketika skor imbang 1-1, Kamerun mendapatkan tendangan penalti pada masa injury time babak kedua.

Jika penalti masuk dan Kamerun bisa mengalahkan Mesir, mereka akan lolos ke Piala Dunia, sementara Pantai Gading bakal tersingkir.

Drama kemudian terjadi. Pierre Wome gagal mengeksekusi penalti sehingga Kamerun harus puas bermain imbang 1-1 dengan Mesir. Dengan demikian, Pantai Gading-lah yang berhak lolos ke Piala Dunia 2006 di Jerman.

Pantai Gading lolos ke Piala Dunia 2006 sebagai juara Grup 3 berbekal nilai 22, hanya unggul satu poin atas Kamerun yang berada di peringkat kedua. Sejarah pun tercipta.

Pantai Gading lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama. Keberhasilan lolos ke Piala Dunia disambut dengan perayaan “gila-gilaan” skuad The Elephants.

Akan tetapi, di tengah euforia timnya, Didier Drogba secara khusus menaruh perhatian terhadap perang saudara yang terjadi di tanah kelahirannya sejak 2002.

Seperti diwartakan BBC, Drogba melakukan pidato penuh semangat setelah kemenangan timnas Pantai Gading atas Sudan yang membuat mereka mencetak sejarah lolos ke Piala Dunia.

“Pria dan wanita Pantai Gading, dari (wilayah) utara, selatan, tengah, dan barat. Kami membuktikan hari ini bahwa semua orang Pantai Gading dapat hidup berdampingan dan bermain bersama dengan tujuan yang sama, untuk lolos ke Piala Dunia!”

“Kami berjanji kepada Anda bahwa perayaan itu akan menyatukan orang-orang.” “Hari ini, kami memohon dengan berlutut. Satu-satunya negara di Afrika dengan begitu banyak kekayaan tidak boleh turun ke medan perang.

Silakan letakkan senjata kalian dan adakan pemilihan umum.” “Kami ingin bersenang-senang. Jadi, berhentilah menembakkan senjata kalian,” demikian pidato Didier Drogba usai pertandingan melawan Sudan.#CFC

Source : BBC

Pos terkait