Kisah Pertemuan Pertama Mendy dan Kante di Divisi 3 Prancis, Sebelum Sukses Bersama Chelsea!

  • Whatsapp
Source Google

Info Chelsea FC – Duo Chelsea, N’Golo Kante dan Edouard Mendy, telah diakui secara universal sebagai salah dua pemain terbaik di dunia.

Tapi, mereka tidak terlalu dikenal ketika AS Cherbourg dan US Boulogne bersua di depan 880 suporter di stadion Maurice-Postaaire pada 8 Januari 2013.

Bacaan Lainnya

Memang, kedua pemain memulai pertandingan Divisi Tiga Liga Prancis tersebut dari bangku cadangan, dan hanya Kante yang diturunkan beberapa menit di babak kedua.

“Itu adalah pertandingan di hari kerja dan saya memintanya bermain lebih bermain menyerang. Saya menurunkan dia untuk membuatnya merasa terlibat,” ucap bos Boulogne kala itu, Georges Tournay, kepada GOAL.

“Saya ingin dia melepaskan umpan terakhir dan mencetak beberapa gol.”

“Kami bermain dalam formasi 4-4-2 dan N’Golo sempat berada dalam dua situasi di 15 menit akhir laga di mana dia bisa saja mencetak gol sundulan.”

“Jelas, dia terkejut mengetahui dirinya berada di posisi seperti itu, karena idealnya dia bermain jauh lebih dalam,” tambahnya.

Setelah lama menangani Lens, di mana ia melatih Raphael Varane, Geoffrey Kondogbia, dan Serge Aurier, Tournay tiba di Boulogne-sur-Mer pada awal musim 2012/13.

Klub yang mengalami krisis finanasial tersebut baru saja terdegradasi ke Divisi Tiga [Nasional], setelah nyaris tidak lolos dari administrasi.

Finale LDC : Chelsea communique sur l'état de Edouard Mendy et de Ngolo  Kanté
N’Golo Kante dan Edouard Mendy

Kante dengan cepat menjadi starter reguler.

“Tidak hanya sebagai pelari cepat, dia juga memiliki stamina yang hebat: dua kualitas atletik tertinggi. Secara teknis, dia bagus dalam semua aspek operan pendek karena dia sangat dinamis.”

Kante sangat rendah hati, hampir tidak pernah melakukan kesalahan. Memang, Tournay-lah yang mengambil inisiatif untuk mengamankan kontrak Kante seiring bakat sang pemain yang makin terlihat.

Setelah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik di Divisi Tiga oleh France Football, Kante direkrut Caen, memulai pendakian luar biasa sang pemenang Piala Dunia ke puncak performa, yang berujung gelar Liga Primer Inggris bersama Leicester City dan Chelsea.

Kepindahan Mendy ke Chelsea terhitung tidak terduga. Meski begitu, dalam waktu kurang dari setahun, ia telah membantu The Blues juarai Liga Champions dan menginspirasi timnas Senegal untuk meraih kejayaan Piala Afrika.

Aman dikatakan, Kante dan Mendy kini adalah salah dua wajah paling dikenal di dunia sepakbola. Mereka telah menempuh perjalanan panjang sejak pertemuan pertama sembilan tahun lalu.

“Kami banyak membicarakannya,” ungkap Mendy ketika ditanya tentang pertandingan Cherbourg kontra Boulogne.

“Sangat indah untuk bertemu dengannya lagi di sini, dan kini bisa memenangkan trofi bersamanya,” pungkasnya. #CFC

Source : GOAL

Pos terkait