Mengenang Panggung Sempurna Chelsea di Era Singkat Roberto Di Matteo!

  • Whatsapp
Source Google

Info Chelsea FC – Siapa yang tak kenal dengan Chelsea? Salah satu klub terbaik asal negeri Ratu Elizabeth tepatnya berasal dari kota London.

Klub yang pernah menjuarai 2 trofi Uefa Champions League, 6 Trofi Liga Inggris, delapan kali menjauari piala FA, 1 kali menjuarai Fifa World Club Cup pada tahun 2021 tersebut, berhasil menjadi salah satu klub dengan banyak talenta-talenta hebat nan berbakat. 

Bacaan Lainnya

Mulai dari Michael Essien, Didier Drogba, Andry Shevcenko, Michael Ballack, Franck Lampard, Didier Drogba, hingga yang teranyar Kai Havertz.

Namun sadarkah anda sebagai fans The Blues, bahwa Chelsea pernah mengalami masa luar biasa sekaligus ajang pembuktian luar biasa mereka di kancah Eropa tepatnya pada musim 2012? Berikut ulasannya.

Racikan Magis Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo yang datang pada 4 Maret 2012 berhasil memperbaiki prestasi Chelsea pada musim tersebut.

Chelsea yang tampil kurang meyakinkan di ajang BPL hingga UCL harus menelan pil pahit kembali di akhir-akhir masa kepelatihan Andre Villas-Boas. 

Kekalahan dengan skor 3-1 atas tuan rumah Napoli pada ajang Leg Pertama UCL 2012 pada 22 Desember 2012. Membuat Chelsea harus membalikkan keadaan pada leg kedua. 

Banyak yang meragukan sikap manajemen Chelsea yang memilih memecat AVB padahal mereka masih harus melakoni laga penentuan, akan tetapi penunjukkan Roberto Di Matteo sebagai pelatih pengganti sementara nyatanya membuahkan hasil positif. 

Chelsea berhasil menaklukkan Napoli di leg kedua guna meloloskan klub tersebut ke babak perempat final UCL 2012.

Chelsea yang kembali menemukan permainan  terbaiknya di bawah arahan Roberto Di Matteo berhasil melanjutkan babak perempat final UCL dengan mulus menghadapi Benfica, Chelsea berhasil mengalahkan tim tersebut dengan keunggulan agregat 3-1.

Ujian terberat di Panggung Uefa Champions League

Lolos ke babak semifinal nyatanya tak membuat para pemain Chelsea menjadi lega. Chelsea harus menghadapi Barcelona di fase semifinal. Barcelona asuhan Pep Guardiola merupakan juara bertahan pada UCL musim 2011 sebelumnya. 

Menjalani babak semifinal leg pertama melawan Barcelona, Chelsea berhasil menang dengan skor tipis 1-0 melalui gol Drogba di menit 45+2 (babak pertama). 

Chelsea yang mendapatkan angin segar berkat kemenangan tipis 1-0 atas Barcelona di leg pertama, sangat percaya diri menghadapi Barca di Camp Nou. Tampil dengan Skuad terbaiknya termasuk sang striker andalan Didier Drogba serta sang gelandang Frank Lampard.

Barca yang tampil dominan mampu mengungguli Chelsea di babak pertama dengan skor 2-1 melalui gol Sergio Busquets dan Andreas Inesta. Chelea yang sesekali memanfaatkan serangan  balik mampu memperkecil kedudukan melalui gol chip pemain asal Brazil yakni Ramires.

Di babak kedua Chelsea justru tampil lebih tenang, walau kehilangan Jhon Terry akibat dikartu merah wasit. Chelsea mampu menahan Barca, bahkan Messi yang mendapat peluang mengungguli Chelsea melalui Pinalti juga gagal setelah tendangannya mampu diantisipasi Petr Cech.

Torres yang masuk menggantikan Drogba di menit 80′ justru berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Malam luar biasa tersebut menjadi malam yang indah sebelum menyongsong laga final melawan Bayern Munchen.

LA Galaxy Iming-imingi Gaji Lampard Sebesar Beckham
Franck Lampard

Pesta Penutup yang Indah di Allianz Arena

Chelsea menghadapi Bayern Munchen pada laga final UCL musim 2012. Sama-sama menurunkan pemain terbaiknya kedua tim berhasil menyajikan laga luar biasa yang sangat mengejutkan.

Tampil selama 90 menit Bayern yang tampil dengan duo penyerang sayap andalannya Arjen Robben dan Franck Riberry berhasil unggul terlebih dahulu di menit 83′ melalui Thomas Muller.

Akan tetapi Chelsea mampu menyamakan kedudukan melalui Didier Drogba di menit 88′. Pertandingan yang dilanjutkan hingga babak tambahan waktu 2×15 menit tersebut tak menghasilkan perubahan. Pertandingan pun  dilanjutkan melalui babak adu pinalti. 

Pada babak pinalti tersebut Chelsea berhasil memenangkan pertandinga, 4 eksekutor Chelsea sukses menjaringkan bola ke gawang Neuer, sementara Bayern asuhan Jupp Heynckes hanya mampu menjaringkan bola melalui 3 penendangnya.

Chelsea berhasil menjadi jawara dan menjawab keraguan banyak orang terkait capaian minor di Liga Inggris pada musim yang sama.

Itulah momen luar biasa yang mencengangkan bagi seluruh pecinta sepakbola pada khususnya Chelsea pada musim 2012. Keberhasilan Chelsea menjuarai UCL juga diikuti keberhasilan klub tersebut menjuarai piala FA. #CFC

Source : Chelsea FC

Pos terkait