Nasser Al-Khelaifi, Pemilik PSG yang Perlu Belajar dari Roman Abramovich, ini Alasannya!

  • Whatsapp
Source Google

Info Chelsea FC – Drama ramontada ala Real Madrid di Santiago Bernabeu menghayat hati klub kaya asal Perancis, Paris Saint Germain (PSG). Madrid mampu membalikkan keadaan di babak kedua dan dalam waktu yang relatif singkat.

Di balik drama ramontada ini, pemilik PSG Nasser Al-Khelaifi rupanya tak puas. Ada kekecewaan yang diluapkan selepas laga.

Bacaan Lainnya

Kabarnya, Al-Khelaifi dan direktur sepak bola PSG, Leonardo menuju ruang ganti wasit dan meluapkan kekecewaan atas apa yang terjadi dalam laga kontra Madrid. Kekecewaan ini barangkali bermula dari gol pertama Madrid.

Nasser pantas kecewa. Untuk kesekian kalinya, PSG gagal di Liga Champions. Padahal, PSG sudah terlebih dahulu unggul dari Madrid di leg I dengan 1 gol dan 1 gol lagi di babak pertama di leg ke-2, namun keunggulan itu dimanfaatkan.

Trofi Liga Champions menjadi mimpi besar Nasser semenjak menjadi pemilik PSG. Investasi keungan untuk membangun kekuatan PSG sudah terbilang besar. Para pemain bintang berdatangan. Akan tetapi, PSG hanya berjaya di level domestik, dan melempem di daratan Eropa.

Tak tanggung-tanggung, di awal musim ini PSG mendatangkan lima pemain bintang baru, termasuk Lionel Messi. Namun, kelima pemain ini tak memberikan kontribusi yang berarti untuk prestasi PSG di kancah Eropa.

Mauricio Pochettino bisa menjadi korban pemecatan. Tinggal menanti waktu. Akan tetapi, Nasser perlu belajar dari pemilik Chelsea dalam hal pemecatan dan pemilihan pelatih baru.

Roman Abramovich terbilang sebagai pelatih yang tak segan dalam mengambil keputusan dalam pemecatan pelatih. Ketika seorang pelatih sudah gagal tampil baik, Abramovich langsung mengambil keputusan.

Total 8 pelatih Chelsea semenjak Abramovich menjadi pemilik di tahun 2003. Tak ada pelatih Chelsea yang membekas lama seperti status Alex Ferguson di MU atau pun Arsene Wenger di Arsenal.

Walau demikian, jalan Abramovich ini terbilang efektif. Hampir semua pelatih mempersembahkan prestasi dan trofi. Dari 8 pelatih terlahir 21 trofi.

Contoh paling nyata ketika Chelsea memecat Lampard di pertengahan musim lalu. Thomas Tuchel, yang baru dipecat PSG, dipilih oleh klub.

Di akhir musim, Tuchel berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions. Selain trofi Liga Champions, Tuchel juga berhasil meraih trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. #CFC

Source : Football France

Pos terkait